Kamis, 20 Juni 2013

pemecahan solusi


ô    Apakah pemilik sekaligus pengelolah kios majalah di suatu hotel merupakan seorang eksekutif.?
o   Ya, karena pemilik sekaligus pengelola kios majalah di hotel tersebut bekerja dalam usahanya sendiri, di mana usaha tersebut masih dalam tahap pengembangan atau bisa di katakan sebagai usaha kecil-kecilan. Karena sebagai EIS(executive information system) bisa di sebut juga sebagai ESS(executive support system)yang merupakan system berbasis computer yg inter aktif, yang memungkinkan pihak eksekutif untuk mengakses data informasi, sehingga dapat dilakukan pengidentifikasian masalah, pengeksplorasian solusi, dan menjadi dasar dalam proses perencanaan yg sifatny strategis.
Jadi,pemilik sekaligus pengelolah kios majalah tersebut,dapat dengan sendirinya mengakses data dan informasi dalam usahanya untuk melakukan pengidentifikasian masalah yg terjadi ataw yang berpeluang akan terjadi, untuk mendapakan solusi masalah tsb.

 
ô    Mengapa perusahaan yang menggunakan EDI, bersaing lebih baik dari pada perusahaan yang tidak menggunakannya.?
o   Karena perusahaan yang menerapkan EDI, mempunyai tekanan yang kompetitif, penggunaan kekuasaan, kebutuhan internal dan dukungan manajemen puncak.
Manfaat langsung EDI seperti penguranggan kesalahan, biayanya yang lebih rendah dan efesiensi opersional yang meningkat. Menghasilkan manfaat-manfaat secara tidak langsung seperti peningkatan kemampuan untuk bersaing, perbaikan hubungan dengan sekutu dagang dan layanan pedagang yang lebih baik.
            Karenanya perusahaan membuat hubungan dengan perusahaan lain untuk menciptakan suatu system interorganisasional(IOS). Sehingga semua perusahaan bekerja sama sebagai satu unit yang terkoordinasi, meraih manfaat yang tidakdapat di raih sendiri oleh setiap perusahaan.
            Jadi, perusahaan yang tidak menggunakan atau menerapkan EDI , akan pengalami pengurangan atau penurunan serta tdak adanya kemampuan daya saing terhadap perusahaan-perusahaan yang lain.



ô    Model system informasi pemasaran terdiri dari sub system, data base dan subsistem output, berikan penjelasannya.!
System informasi pemasaran selalu di gunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut.
o   Komponen inputnya adalah: data pemasaran dan out put nya adalah laporan-laporan berisi informasi pemasaran,komponen input pemasaran adalah;system informasi pemasaran mengumpulkan data-data yang menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan. Subsistem intelejen pemasaran mengumpulkan informasi dan lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi pemaasaran
subsistem peneliti pemasaran melakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran.
o   Komponen basis data pemasaran:  data yang di gunakan oleh subsisten out put berasal dari data base. Beberapa data base adalah unik bagi fungsi pemasaran , tetapi banyak yang berbagi dengan area fungsional lain.
o   Komponen out put pemasaran: tiap subsistem out put menyediakan informasi tentang subsistem itu sebagai bagian dari bauran
subsistem produk menyediakan informasi tentang produk perusahaan.
Subsistem promosi menyediakan informasi tentang kegiatan periklanan perusahaan dan penjualan langsung.
Subsistem harga membantu manajer untuk membuat keputusan harga

ô    Strategi pemasaran terdiri dari 2 campuran unsure-unsur yang di sebut bauran pemasaran, Berikan penjelasannya.!
o   Sesuai dengan  defenisi pemasaran , yaitu kegiantan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen , menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen , menentukan tingkat harga , mempromosikannya agar produk dikenal konsumen. Dan di distribusikan ketempat konsumen, maka tujuan pemasaran adalah; bagaimana agar barang dan jasa  yang di hasilkan di sukai.
Strategi yang cocok dengan konsep tersebut adalah memproduksi barang dan jasa apa yang bisa di jual dan bukan menjual barang dan jasa apa yang bisa di produksi
            Strategi pertama sangat tepat  dan sesuai dengan iti pemasaran , sedangakan strategi ke dua tidak tepat karena tidak memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen,
1.      Perencanaan pemasaran;
a.       Langkah 1: menentuan kebutuhan dan keinginan pelanggan
b.      Langkah 2: meilih pasar sasaran khusus(spesial target market)
c.       Langkah 3: menempatkan strategi pemasaran dalam persaingan.
d.      Langkah 4: pemilihan strategi pemasaran.
2.      Bauran pemasaran(marketing MIX)= Penelitian dan Pengembangan.
Seperti telah di kemukakan bahwa langkah pertama dalam kegiatan pemasaran adalah meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen. Berapa jumlahnya, bagaimana daya belinya, dimana tempat konsumenya dan berapa permintaannya.
Semua ini merupakan informasi penting bagi pemasaran produk baru.
    

BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX)
Penelitian dan Pengembangan Pasar (Probe)
Seperti telah dikemukakan bahwa langkah pertama dalam kegiatan pemasaran adalah meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen. Berapa jumlahnya, bagaimana daya belinya, di mana tempat konsumennya, dan berapa permintaannya. Semua ini merupakan informasi penting bagi pemasaran produk baru. Menurut Peggy Lambing dan Charles L. Kuehl (2000: 153), keunggulan bersaing perusahaan baru terletak pada perbedaan (diferensiasi) perusahaan tersebut dengan pesaingnya dalam hal:
(1) Kualitas yang lebih baik.
(2) Harga yang lebih murah dan bisa ditawar.
(3) Lokasi yang lebih cocok, lebih dekat, lebih cepat.
(4) Seleksi barang dan jasa yang lebih menarik.
(5) Pelayanan yang lebih menarik dan lebih memuaskan konsumen.
(6) Kecepatan, baik dalam pelayanan maupun dalam penyaluran barang.

Oleh sebab itu, menurut Zimmerer (1996: 117), bagi usaha baru. sangatlah cocok untuk menerapkan strategi market driven. Strategi ini dibangun berdasarkan enam pondasi:
(1) Orientasi konsumen.
(2) Kualitas.
(3) Kenyamanan dan kesenangan.
(4) Inovasi.
(5) Kecepatan.
(6) Pelayanan dan kepuasan pelanggan.

Berorientasi pada Konsumen
Usaha baru yang berhasil pada umumnya memusatkan perhatian pada pengembangan sikap yang berorientasi kepada kepuasan stakeholder (stakeholder satisfaction). Dalam pemasaran, orientasi itu tentunya kepada kepuasan pelanggan dengan prinsip-prinsip pokok sebagai berikut:
(1) Bila ada pelanggan yang merasa kurang puas, penuhilah secepat    mungkin kekurangan tersebut.
(2)  Doronglah pelanggan untuk mengajukan keluhan bila kurang             memuaskan.
(3) Mintalah umpan balik (feed-back) dari karyawan tentang upaya          perbaikan pelayanan yang harus diberikan kepada pelanggan.
(4)  Buatlah komitmen untuk membuat pelayanan terbaik kepada              konsumen.
(5)  Izinkan manajer untuk menunggu.pelanggan temporer.
(6) Hati-hati dalam memilih dan melatih seseorang yang akan berhubungan dengan pelanggan.
(7) Kembangkan pelayanan bagi karyawan,sehingga komunikasi betul-betul mengarah pada pelanggan.
(8) Berikan insentif kepada karyawan yang betul-betul memberika pelayanan istimewa kepada pelanggan.

Kualitas
Agar berhasil dalam persaingan global, sangatlah penting bagi perusahaan untuk memperhatikan kualitas barang dan jasa serta pelayanan. Akhir-akhir ini, perbaikan kualitas telah dijadikan tujuan strategi beberapa perusahaan di dunia, yang kemudian secara. integral dijadikan bagian dari budaya perusahaan. Perbaikan kualitas tersebut terangkum dalam Total Quality Management (TQM).
Secara filosofis, Total Quality Management (TQM), nilai-nilai dan kerja keras tidak hanya ditujukan untuk mempertahankan kualitas barang dan jasa tetapi juga untuk mempertahankan kualitas usaha dan pelayanan kepada pelanggan. Kunci utama dalam mengembangkan TQM justru. terletak pada perhatian khusus kepada pelanggan. Artinya,’ kualitas harus mencerminkan kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Bagaimana pelanggan menginterpretasikan kualitas? Berdasarkan hasil survei di Amerika Serikat, menurut Zimmerer (1996) ada lima macam komponen kualitas yang secara berurutan perlu diperhatikan, yaitu:
(1) Ketepatan (reliability), yaitu rata-rata kelalaian/pengabaian.
(2) Daya tahan (durability), yaitu berapa lama barang dan jasa tersebut dapat dipakai/ bertahan.
(3) Mudah digunakan (easy of use), yaitu barang dan jasa tersebut memberikan kemudahan untuk digunakan.
(4) Nama merek yang terkenal dan dipercaya (known and trusted brand name).
(5) Harga yang relatif rendah (low price).

Barang dan jasa yang cepat, tepat, hemat, sehat, kuat, dan terkenal merupakan prasyarat bagi perusahaan dalam mempertahankan kualitas. Barang dan jasa harus cepat dan tepat dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Selain itu, barang dan jasa itu harus tahan lama atau tidak mudah rusak dan mudah digunakan oleh siapa pun dan kapan pun. Komponen lain dari kualitas yang tidak kalah pentingnya adalah harga yang murah dan merek yang terkenal. Merek yang terkenal dan harga yang terjangkau sangat menarik dan merangsang konsumen sekaligus mencerminkan kualitas yang dikehendaki konsumen.


Sedangkan di bidang jasa pelayanan, konsumen ingin melihat jasa perusahaan yang mencerminkan beberapa karakteristik sebagai berikut:
(1)   jelas/nyata (tangibles), yaitu jelas ada fasilitas, ada peralatan dan ada orang yang melayaninya.
(2)   Ketepatan (reliability), yaitu memenuhi apa yang dikatakan itu sesuai dengan apa yang dilakukan atau tepat janji dan tepat pelayanan.
(3)   Ketanggapan (responsiveness), yaitu tanggap terhadap keinginan pelanggan.
(4)   Terjamin dan penuh empati (assurance and empathy), yaitu menimbulkan sikap yang menyenangkan. Dengan kata lain, pelayanan itu harus cepat, tepat, hemat, sehat, dan nikmat. Artinya, ada garansi yang menimbulkan rasa aman dan senang.
Pedoman penting untuk mencapai sasaran kualitas seperti di atas dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
(1)   Bangun kualitas ke dalam proses.
(2)    Kembangkan tim kerja dan sebar luaskan sampai departemen.
(3)   Mantapkan ikatan dengan pemasok secara khusus.
(4)   Latihlah manajer dan karyawan agar mereka partisipasi dalam program peningkatan kualitas.
(5)   Berdayakan karyawan pada setiap tingkatan organisasi, berikan wewenang dan tanggung jawab dalam membuat keputusan untuk menentukan kualitas.
(6)   Mantapkan komitmen manajer terhadap kualitas.
(7)   Berikan insentif kepada orang yangbekerja berkualitas.
(8)   Kembangkan strategi perusahaan dalam perbaikan kualitas.
Kenyamanan
Untuk mengetahui kenyamanan, dilakukan dengan cara meminta informasi kepada pelanggan, misalnya kesenangan apa yang mereka inginkan dan mereka harapkan dari pelayanan yang disajikan perusahaan? Untuk memberikan pelayanan yang menyenangkan harus diperhatikan hal-hal berikut:
(1)   Lokasi usaha harus dekat dengan pelanggan.
(2)   Berikan kemudahan-kemudahan kepada pelanggan.
(3)   Tentukan jam kerja yang menyenangkan bagi pelanggan. Apakah perusahaan buka seminggu penuh atau semalam suntuk.
(4)   Tetapkan apakah barang perlu diantar atau tidak.
(5)   Berikan kemudahan untuk menggunakan cara kredit.
(6)   Latihlah karyawan untuk dapat melakukan transaksi dengan cepat, tepat, hemat, dan sopan.



Inovasi
Inovasi merupakan kunci keberhasilan bagi usaha baru. Perubahan pasar yang sangat cepat dan persaingan yang kompleks menuntut inovasi yang terus-menerus. Inovasi yang terus-menerus merupakan suatu kekuatan bagi wirausaha dalam. meraih sukses usahanya. Beberapa bentuk inovasi yang lazim. dan terkenal ialah dalam bentuk produk baru, perbedaan teknik/cara, dan pendekatan baru dalam memperkenalkannya.
Kecepatan
Kecepatan merupakan kekuatan dalam persaingan. Dengan kecepatan berati mengurangi biaya, meningkatkan kualitas, dan memenuhi permintaan pasar. Secara filosopi, kecepatan disebut Time Compression Management (TCM), yang memiliki dua aspek, yaitu: (1) Mempercepat produk baru ke pasar, dan (2) Memperpendek waktu dalam merespons permintaan pelanggan baik dalam memproses produk maupun dalam mendistribusikan atau menyampaikannya.
Agar perusahaan yang mementingkan TQM dapat bersaing, hendaknya melakukan hal-hal sebagai berikut:
(1)   Perbaharui keseluruhan proses sehingga menjadi lebih cepat.
(2)   Ciptakan fungsi silang dari tim kerja, berikan wewenang untuk memecahkan persoalan. Tim kerja yang yang dimaksud adalah insinyur, pekerja yang dipabrik penjual, ahli kualitas, dan bahkan pelanggan.
(3)   Arahkan tujuan secara agresif untuk mengurangi waktu dan memperpendek jadwal. Melalui TQM diharapkan dapat mengurangi siklus waktu, misalnya yang seharusnya beberapa minggu menjadi beberapa hari atau jam saja, seharusnya sebulan hanya beberapa minggu saja, dan seterusnya.
(4)   Tanamkan budaya cepat. Pelayanan harus cepat namun tepat, hemat, dan sopan.
(5)   Gunakan teknologi yang dapat mempercepat proses.
Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan
Wirausaha mengetahui bahwa salah satu cara terbaik untuk mempertahankan pelanggan dan menarik pelanggan baru adalah dengan menyajikan pelayanan yang lebih baik yang tidak tertandingi oleh pesaing lain. Cara menciptakan pelayanan dan kepuasan pelanggan dapat dilakukan sebagai berikut:
(1)   Dengarkan dan perhatikan pelanggan.
(2)   Tetapkan pelayanan yang terbaik.
(3)   Tetapkan ukuran dan kinerja standar.
(4)   Berikan perlindungan hak-hak karyawan.
(5)   Latih karyawan cara memberikan pelayanan yang istimewa.
(6)   Gunakan teknologi yang memberikan pelayanan terbaik.


ô    Untuk menciptakan arus informasi pekerja, terdapat dua cara, sebut dan jelaskan bagaimana 2 cara tersebut bekerja.!

Informasi pekerja
Manajer Perusahaan sangat memperhatikan serikat pekerja yang mengorganisasikan
para pekerja perusahaan. Jika para pekerja memilih unutk berserikat suatu kontrak
menjelaskan harapan dan kewajiban baik perusahaan maupun serikat.

*        Sistem formal
Manajemen Perusahaan memulai arus informasi pekerja dengan menyiapkan permintaan
pekerja yang dikirimkan kedepatrtemen sumber daya manusia. Sumber daya manusia
kemudian mengumpulkan informasi dari berbagai elemen lingkungan dan menghubungakan
pelamar.



*         Sistem informal
Arus informasi antar pekerja dan manajemen manufaktur sebagaian besar bersifat
informal arus itu berupa kontak harian antara pekerja dan penyelia mereka.








ô    Anggaplah anda perekrut yang mencari sales trainee, dengan diploma dalam pemasaran. Identifikasikan database lingkungan SDM yang dapat anda gunakan.!
Sumber daya manusia merupakan aset yang paling penting dari sebuah organisasi. Keberhasilan atau kegagalan dari suatu organisasi sangat tergantung pada kaliber orang yang bekerja di dalamnya. Tanpa kontribusi positif dan kreatif dari orang-orang, organisasi tidak bisa maju dan makmur. Dalam rangka mencapai tujuan atau kegiatan dari suatu organisasi, oleh karena itu, kita perlu merekrut orang-orang dengan keterampilan yang diperlukan, kualifikasi dan pengalaman. Sementara melakukannya, kita harus menjaga ini maupun kebutuhan masa depan organisasi dalam pikiran.
Rekrutmen adalah salah satu peran yang paling terlihat dilakukan oleh departemen sumber daya manusia dalam organisasi. Perekrutan dapat dianggap sebagai bagian dari trio, ~ merekrut, penghargaan dan mempertahankan. Rekrutmen adalah proses menghasilkan kolam ~ Calon dengan meraih pemirsa yang tepat ~ cocok untuk mengisi kekosongan tersebut. Seleksi melibatkan ~ memilih calon yang paling cocok dari kolam ~ yang bersedia untuk mengisi kekosongan
PROSES PEREKRUTAN
Job Analysis
Awal yang tepat untuk upaya perekrutan adalah untuk melakukan analisis pekerjaan, untuk mendokumentasikan persyaratan yang sebenarnya atau dimaksudkan dari pekerjaan yang akan dilakukan.
 Informasi ini ditangkap dalam sebuah deskripsi pekerjaan dan memberikan upaya perekrutan dengan batas-batas dan tujuan pencarian. Sering kali perusahaan akan memiliki deskripsi pekerjaan yang mewakili koleksi historis dari tugas yang dilakukan di masa lalu.
Ini deskripsi pekerjaan perlu ditinjau atau diperbarui sebelum upaya perekrutan untuk mencerminkan kebutuhan saat ini. Mulai perekrutan dengan analisis pekerjaan deskripsi pekerjaan yang akurat dan menjamin upaya rekrutmen dimulai pada jalur yang tepat untuk sukses.



Sourcing
Sourcing melibatkan
1.      Iklan, bagian umum dari proses perekrutan, sering meliputi beberapa media, seperti internet, surat kabar umum, surat kabar pekerjaan Iklan, publikasi profesional, iklan jendela, pusat-pusat kerja, dan program pascasarjana kampus rekrutmen; dan
2.       merekrut penelitian, yang adalah identifikasi proaktif bakat yang relevan yang mungkin tidak merespon lowongan pekerjaan dan metode periklanan lainnya perekrutan dilakukan. Penelitian awal untuk disebut prospek pasif, juga disebut nama-generasi, menghasilkan daftar prospek yang kemudian dapat dihubungi untuk meminta bunga, mendapatkan resume / CV, dan disaring
Screening dan seleksi
Kesesuaian untuk pekerjaan biasanya dinilai dengan mencari keterampilan, misalnya komunikasi, mengetik, dan keterampilan komputer. Kualifikasi dapat ditunjukkan melalui jumlah r s, aplikasi pekerjaan, Wawancara, pengalaman pendidikan atau profesional, kesaksian referensi, atau di-rumah pengujian, seperti perangkat lunak untuk pengetahuan, keterampilan mengetik, berhitung, dan keaksaraan, melalui tes psikologis atau tes kerja .
Di beberapa negara, majikan secara hukum mandat untuk memberikan kesempatan yang sama dalam mempekerjakan. Bisnis perangkat lunak manajemen digunakan oleh banyak agen perekrutan untuk mengotomatisasi proses pengujian. Banyak perekrut dan lembaga menggunakan Pemohon sistem pelacakan untuk melakukan banyak tugas penyaringan, bersama dengan perangkat lunak untuk tes psikometri
Onboarding
"Onboarding" adalah istilah yang menggambarkan pengenalan atau "induksi" proses. Sebuah pengantar yang terencana membantu karyawan baru menjadi sepenuhnya operasional cepat dan sering terintegrasi dengan sebuah perusahaan baru dan lingkungan. Onboarding disertakan dalam proses perekrutan untuk tujuan retensi. Banyak perusahaan telah onboarding kampanye dengan harapan untuk mempertahankan bakat terbaik yang baru bagi perusahaan, kampanye dapat berlangsung di mana saja dari 1 minggu sampai 6 bulan.



SUMBER PEREKRUTAN
Berbagai sumber perekrutan diklasifikasikan menjadi dua kategori besar, yaitu:
1.      Sumber internal
2.      Sumber eksternal
INTERNAL SUMBER
Hadir Karyawan
Promosi dan transfer antara karyawan ini dapat menjadi sumber yang baik perekrutan. Promosi menyiratkan peningkatan karyawan ke posisi yang lebih tinggi membawa status yang lebih tinggi, membayar dan tanggung jawab. Promosi dari antara karyawan ini adalah menguntungkan karena karyawan dipromosikan akrab dengan budaya organisasi, mereka mendapatkan motivasi. Promosi dari antara karyawan ini juga mengurangi kebutuhan untuk pelatihan kerja.
Transfer mengacu pergeseran karyawan dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain tanpa perubahan apapun dalam status, pos dan tanggung jawab. Kebutuhan untuk transfer dirasakan untuk memberikan karyawan dasar yang lebih luas dan bervariasi yang dianggap perlu untuk promosi.
Mantan Karyawan
Mantan karyawan adalah sumber dari pelamar untuk lowongan yang perlu diisi dalam organisasi. PHK karyawan retried atau mungkin tertarik untuk datang kembali ke perusahaan untuk bekerja secara paruh-waktu. Demikian pula, beberapa mantan karyawan yang meninggalkan organisasi untuk alasan apapun lagi mungkin tertarik untuk datang kembali bekerja.
Karyawan Arahan
Ini adalah satu lagi sumber internal Rekrutmen. Para karyawan yang ada merujuk anggota keluarga mereka, teman dan kerabat untuk perusahaan sebagai kandidat potensial untuk lowongan yang perlu diisi dalam organisasi.
Sebelumnya Pelamar
Hal ini dianggap sebagai sumber internal dalam arti bahwa aplikasi dari calon potensial sudah berbaring dengan organisasi. Kadang-kadang, organisasi kontak melalui email atau messenger ini pelamar untuk mengisi lowongan pekerjaan khususnya untuk tidak terampil atau semi-terampil
SUMBER EKSTERNAL
Bursa Kerja
Pemerintah menetapkan bursa kerja umum di seluruh negeri. Pertukaran ini memberikan informasi pekerjaan untuk pencari kerja dan membantu pengusaha dalam mengidentifikasi kandidat yang cocok
Penempatan Agen
Beberapa perusahaan konsultan swasta melakukan fungsi perekrutan atas nama perusahaan klien dengan memungut biaya. Badan-badan ini sangat cocok untuk perekrutan eksekutif dan spesialis. Hal ini juga dikenal sebagai RPO (Rekrutmen Process Outsourcing)
Advertisements Advertisements dari kekosongan di surat kabar dan jurnal merupakan sumber banyak digunakan perekrutan. Keuntungan utama dari metode ini adalah bahwa ia memiliki jangkauan yang luas.
Kampus Rekrutmen
Ini adalah sumber lain dari Perekrutan. Meskipun perekrutan perusahaan adalah sebuah fenomena umum khususnya di organisasi Amerika, telah membuat tanda recently.of agak terlambat, beberapa organisasi seperti HLL, HCL, L & T, CITI Bank, Motorola, ketergantungan dll Di India sudah mulai mengunjungi lembaga pendidikan dan pelatihan / kampus untuk tujuan perekrutan.
Pengutusan
Sumber lain dari perekrutan utusan, yaitu, mengirimkan karyawan untuk organisasi lain untuk jangka waktu pendek dua atau tiga tahun. Ini metode atau rekrutmen dipraktekkan, dengan cara cantik, di Departemen Pemerintah dan organisasi sektor publik. Utusan berguna karena memberikan keahlian siap dan organisasi tidak harus terjadi biaya awal induksi dan pelatihan.
Kata-dari-mulut
Beberapa organisasi di India juga praktik ~ kata-dari mulut ke mulut metode perekrutan. Dalam metode ini, kata dilewatkan sekitar kekosongan mungkin atau bukaan dalam organisasi.


KESIMPULAN
Dari sini saya menyimpulkan Rekrutmen(dalam merekrut sales trainee) adalah salah satu departemen utama yang menempatkan kandidat yang tepat untuk pekerjaan yang tepat.
Dan saya sebagai perekrut harus mengidentifikasi kandidat terbaik dari berbagai sumber dan lokasi pekerjaan Perekrut harus mengidentifikasi masalah yang dihadapi selama perekrutan dan menemukan alternatif untuk membuat pekerjaan secara efisien Dalam sales Trainee.